Minggu, 21 Oktober 2012

Saranghaeyo, My Super Girl. (Part 3)

Part 3

Cast:

1. Park Sungran as readers 
2. Lee Donghae as him self


3. Lee Sungmin as him self

 4. The other cast find it

Sungran pov

Aigoo otthokae ? Neo namja pabo memberikan tantangan yg aiisshh. Ah entahlah, biarkan saja toh aku tidak bisa dideportasi dari negara ini.
"aku antar kau pulang ya ini sudah malam" kata Sungmin yg menyadarkanku dari lamunanku.
"yak bukankah kau memang berjanji akan membantuku mengerjakan tugas ? Ayo sekarang ! " pintaku, apa dia lupa ?
"tapi kau kan ...."
"gwaenchanayo oppa ayo ini sudah jam 11" kupotong pembicaraannya dan dia mengikuti kemauanku. Kami menuju mobilnya.

Sungmin pov

Di mobil aku sengaja memasang lagu klasik agar Sungran tertidur dan benar saja, tak lama ia tertidur. Bukannya ingin mengerjai atau bermaksud jahat aku tak ingin dia sakit. Dia sudah terlalu lelah.

Mukanya pucat, badannya lemas tapi dia masih memaksakan diri untuk bertanding, yeoja pabo ! Kau taukah betapa khawatirnya aku ? Aishhh tapi melihatmu tertidur rasa khawatir itu perlahan lenyap. Ah dimana rumahnya ? Hmm handphonenya, mati ? Apa aku bawa kerumah ?

"aku akan menjagamu, aku janji aku tak akan menyentuhmu" janjiku
"Hyemin, appa-eomma eodisoyo ?" tanyaku di telfon, itu adikku Lee Hyemin.
"ke Jepang oppa, waeyo ?"
"bantu aku, cepat bukakan pintu"
"ah ne" jawabnya
"oppa siapa yeoja ini ? Kau apakan dia ? Oppa !" pekik Hyemin saat dia melihat aku mengendong Sungran.
"yeoja ini temanku, dia tadi pingsan saat melakukan acara amal, tolong ganti bajunya ya" mianhe saeng aku berbohong.
"yee oppa"

Sungran pov

Kenapa badanku ringan sekali ? Dimana aku ? Tempat ini bukan kamarku, lalu aku dimana ?

"neo irona ? (kau sudah bangun ?)" itu suara
"AAAAAAAAAAAA kenapa kau membawa aku kesini ? Dimana ini ? Bajuku ? Bajuku ? Aku kira kau orang baik ternyata ? Aishh !" Sungmin namja dengan muka seperti itu aishhh !
"tenang dulu, sekarang kau ada dirumahku, tepatnya di kamarku, semalam kau tertidur di mobilku, aku tak tega membangunkanmu, yg menganti bajumu itu adik perempuanku" jelasnya. Benarkah ?

"benarkah ?" tanyaku. Dia mengangguk
"mianhe oppa, aku menuduhmu berbuat jahat"
"ne, aku maafkan, neo palli ireona ini sudah jam 8 pagi, kajja kita sarapan dulu " huaaa dia menawarkanku sarapan bersama, seperti suami-istri XD

"oppa, palli makanan kalian hampir dingin " yeoja cantik itu adiknya kah ?
"eonni, choneun Lee Hyemin imnida, semalam aku yg menganti pakaianmu" ya Sungmin tidak berbohong.
"ne, saeng gomawoyo" dia tersenyum. Huaaaa kalo oppa Kangin kujodohkqn dengan dia mm pasti dia mau.

"oppa, aku harus pulang dulu" ucapku setelah selesai makan
"ne, kajja aku akan mengantarmu"
"ump, tidak usah, aku bisa pulang sendiri kok. Oppa gomawoyo jaljayo"
"as your wish, tapi aku akan mengantarmu sampai halte bus, otthokae ?" pintanya.
"baiklah"


Donghae pov

Yeoja itu, hmm dia pasti tidak akan mengelak. Dia harus melakukan itu. Harus.
"Donghae" ah itu ibuku
"ne, eomma. Masuk" jawabku
"waeyo eomma ?"
"apa kau sudah menjalankan perintahku ?" tanyanya.
"ne, meski masih tahap awal. Waeyo ? Apa dia meminta segera ? Eomma aku masih ingin kuliah" pintaku
"ya, kau pandai menebak. Semenjak appamu meninggal investor asing yg menanamkan modal semakin berkurang kalau kau tidak menikah atau ya minimal memiliki hubungan dengan dia. Tolong Hae" pinta eomma sambil memegang tanganku
"tapi aku belum bisa membuat dia mencintaiku eomma, beri aku waktu. Aku tidak mau menikah tanpa cinta" jelasku, kuharap eomma mengerti.
"baik, tapi jangan lama-lama. Aku akan membicarakannya dengan Wakil Presiden. Gomawo Hae" kata eommaku sambil memelukku. Dia berjalan keluar kamarku. Kalian tau Park Sungran adalah keponakkan dari Wakil Presiden Korea Selatan, kebetulan dia salah satu relasi bisnis ayahku. Dan saat ayahku meninggal, ayah meminta Wakil Presiden untuk menanam saham, dengan syarat apapun, ayahku dan keluarga berhak memenuhinya. Dan syaratnya ini, menikah dengan Sungran. Dia bahkan menutupi latar belakang keluarganya. Jelas sekali kalau Sungran adalah keponakan yg paling disayang oleh WaPres. Aku yakin sahabatnya tidak mengetahui dengan jelas latar belakang keluarganya. Ayahnya seorang bisnismen yg sudah mendunia, semua orang mengenalnya namun dia menutupi latar keluarganya, karna pristiwa 15 tahun yg lalu.

Sungran pov

Ku langkahkan kakiku memasuki pintu bus. Dari bangkuku aku bisa melihat Sungmin yg berdiri sambil melambaikan tangan. Aku menyukainya tapi entah kenapa sekarang aku justru menjauh dari dia. Hari ini aku ada kelas tapi masih 4 jam lagi, karna sekarang sudah jam 09.45

"annyeonghaseyo" sapaku saat memasuki pintu rumah.
"ne, saeng. Ayo masuk ada Lee ahjussi, didalam" itu Kangin oppa. Mwo ? Ada Lee Ahjussi ?
"ahjusssiiii" pekikku saat melihat seseorang yg tak asing. Wapres Korea Selatan ini pamanku. Aku berlari memeluknya.
"aigoo" katanya
"ahjussi waeyo ? " tanyaku
"ya ada yg mau aku bicarakan denganmu, duduklah. " sepertinya hal ini serius.
"aku dan orangtuamu telah membuat sebuah keputusan. Kau akan kami jodohkan dengan anak dari rekan bisnis ahjussi" mwo ? Dijodohkan ? Andwe!
"andwe ! Kenapa harus aku ?" ungkapku
"apa kau menyuruhku menikah dengan pria ?" cela Kangin oppa. Aisshh!
"ya, karna anak mereka laki-laki semua. Dan anak Ahjussi laki-laki juga dan dari keluarga kita hanya kau yg perempuan yg sudah cukup" ucapnya. Ah kenapa harus dijodohkan ? Dan aishh kenapa terfikir lagi kata-kata si ikan amis itu. Banyak sekali masalahku.
"oppa, ahjussi jebal aku tidak mau" pintaku
"tapi kami sudah membuat tanggalnya. Kalian tinggal menjalaninya. Otthokae ? Kalau kau tidak menikah dengan dia perekonomian di Korea-AS-dan dunia mengalami krisis " jelasnya
"tapi...."
"Sungran~ah, ayolah sekali ini saja ya." pinta Kangin oppa. Baiklah aku mengalah.
"baiklah demi negara aku melakukannya" ucapku. Lee Ahjussi tersenyum dan memelukku Kangin oppa mengeluarkan jempolnya dan tersenyum. Kurasa ini sama dengan belanegara(?)
"oh ya ahjussi apa calon suamiku itu tau tentang latar belakang keluarga kita ?" tanyaku, Lee Ahjussi langsung terdiam dan mengangguk.

Flashback 15 tahun yg lalu.

Ayah ku Shin Gyu Woo adalah seorang CEO dari perusahaan yg menaungi hampir seluruh perekonomian di Korea Selatan. Saat itu ayahku dan Lee Ahjussi mengunjungi sebuah perusahaan, disaat yg sama terjadi pembunuhan dan yg menjadi korbannya adalah istri dari rekan bisnis ayahku yg memang sedang ada hubungan buruk karna perusahaannya menolak bergabung dengan perusahaan ayahku. Saat itu ayahku dan Lee ahjussi datang untuk bernegosiasi dengan direkturnya tapi saat masuk kedalam ruangannya. Ayahku dan Lee ahjussi mendapati istri Direktur Jung telah terbujur kaku, dengan darah di sekujur tubuhnya. Semua orang mengira ayahku dan Lee Ahjussi yg membunuhnya sehingga keluarga Jung menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh ayahku dan Lee ahjussi. Tapi ayah tak habis akal, setelah palu sidang diketuk dimana hakim memutuskan ayah tidak bersalah, karna murni kecelakaan. Ayahku memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaanya dan membangun perusahaannya sendiri untuk menciptakan identitas yg baru. Iya juga mengingatkanku untuk tidak memberitahu latar belakang keluarga. Menganti marganya menjadi Park itu marga Ibuku. Aku juga mengunakannya, menganti semua hal yg lama menjadi sebuah identitas baru. Kecuali Lee ahjussi, dia tetap menjadi dirinya. Dan sampai sekarang dia bisa meyakinkan warga Korea kalau hal itu hanya salah paham. Dan aku masih trauma karna sebelum kami mengganti identitas aku ditemukan oleh pembunuh bayaran keluarga Jung, hampir saja mereka membunuhku tapi karna apa ya hmm aku lupa karna aku sudah pingsan saat mendengar teriakkan appaku.

flashback end

"syukurlah, lalu tidak ada tanggapan dari mereka ?" tanyaku. Lee Ahjussi menggeleng.
"ani, mereka mengerti, jadi ya mereka bisa menerimanya."
"yak apa kau tidak kuliah ?" tanya Kangin oppa. Aigoo aku lupa.
"gomawo oppa sudah mengingatkanku" kataku seraya berlari ke kamarku untuk mandi dan bersiap-siap.
"baiklah, ahjussi pulang dulu. Sungran~ah jaljayo" teriak Lee ahjussi

30 menit lagi kelasku dimulai. Aku masih dirumah. Dimana buku tugasku ? Ah iya tertinggal dirumah Sungmin oppa. Dan ya aku belum mengerjakan tugasku. Otthokae ? Aku pasti dibunuh oleh dosenku.
"kau panik sekali, kenapa kau ?" tanya Kangin oppa.
"hmm anni oppa" jawabku.
"apa kau telat ? Ayo biar aku antar" tawarnya. Baiklah, aku menganggukkan kepala.
"cepat, aku tunggu di mobil ya" katanya.


Donghae pov

Mana yeoja babo itu ? Hari ini kan dia ada pertandingan dengan Super Junior dan ya mulai hari ini juga dia harus bisa membuatku jatuh cinta.
"Hae~ya" seseorang memelukku dari belakang, ini pasti Hyuk. aku memutar kepalaku.
"ah Hyukkie, waeyo ?" tanyaku
"aku yg harusnya bertanya padamu, sedang apa kau disini menunggu seseorang ?" tanyanya, aishh dia horor. Bisa saja dia membaca pikiranku.
"ani, aku hanya mencari udara segar" bohongku.
"ah, aku kira kau menunggu Sungran. Padahal tadi kulihat dia sedang berbincang-bincang dengan namjachingunya di halaman kampus" ucap Hyuk dengan wajah polosnya. Hah benarkah ?
"jinjjayo ?" tanyaku. Tanpa basa-basi aku berlari menuju halaman kampus dan benar saja.

hosh hosh hosh hosh siapa namja itu. Mereka terlihat dekat dan Sungran diciup pipinya dan dipeluk ????? Otthokae Donghae kenapa jadi akuyg tidak rela ? Ada apa denganku ?
"gomawo oppa, jaljayo" kata Sungran
"chakkama" namja itu turun dari mobilnya.
"waeyo ?"
"nanti malam kau pulang jam berapa ? Eomma dan Apaa masih diluar negeri, jadi biar aku yg memasak. Kau mau apa ?" tanya namja itu
"aku menyukai apapun yg oppa masak. Gomawo oppa dan yaa mungkin aku pulang telat dan larut. Kau tau aku masih harus belajar dari buku di perpustakaan" dia berbohong ! Pasalnya nanti malam dia harus melewati 5 tantangan.

"Yak yeoja babo, palliwa kemari !" pintaku. Yeoja dan namja itu menatap kearahku.
"biarkan saja oppa. Jaljayo" kata yeoja itu. Namja itu mengikuti apa yg yeoja babo ini katakn. Hahhaahahaha.
"waeyo ?" tanyanya
"nanti malam kau siap ?" tanyaku
"uhu" jawabnya tak acuh
"Yak kenapa kau seperti itu ?!" geramku, dia memberhentikan langkahnya.
"bisakah kita bersikap seperti dulu ? Sama-sama tidak mengenal ?" yeoja ini !
"tidak ! Ingat kau harus menjalankan misimu untukku !" ketusku
"kau tak akan bisa mengeluarkanku dan negara ini !" ketusnya. Yeoja babo ! Aku sudah menyiapkan semuanya.
"hmm benarkah, kenapa tidak ? Aku sudah memiliki ini" ini sebuah surat pernyataan bahwa Presiden dan Wakilnya menyetujui permainan ini. Apa aku pintar ? Tentu !
"dari mana kau mendapatkannya ?"
"kau tidak perlu tau, tak ada gunanya kan. Jaljayoo" kataku sambil pergi menjauh dari dia

Sungran pov

Dari mana dia mendapat pernyataan itu dan aishhh Lee ahjussi kenapa dia bisa menandatangani kertas itu ? Aigoo dunia sudah gila ! Ah ya tugasku masih pada Sungmin. Dimana namja itu ?

"Sungran~ah" ini dia.
"oppa, buku tugasku ada padamu kan ? Apa kau membawanya ?" tanyaku
"tentu, ini kan ? Aku pergi duluan ya kelasku sudah mulai" katanya, aku mengangguk.

Di kelas ku aku tidak memiliki teman, karna mereka fikir siapapun yg berteman denganku akan mendapat masalah dengan grup Super Junior. Mereka bukan jagoan kampus atau apalah. Mereka hanya terlalu di hormati. Karna berkat mereka Korea Selatan bisa maju dan berkembang dengan baik. Kampus ini juga bekerja sama dengan keluarga mereka. Jadi ya kalian tau seperti apa aku. Duduk di pojok kelas, melihat orang lain tertawa tanpa tertawa. Setidaknya aku masih punya Yeonrin dan Rayeon.
"apa kau akan mengikuti widyawisata ke London besok ?" kata seseorang didepanku. Widyawisata ?
"tentu, bukankah semuanya akan pergi ? Kudengar ini mempengaruhi nilai semester kita" ujar lawan bicaranya. Mwo ? Memperngaruhi nilai ?
"ku dengar Super Junior pergi kesana juga, dan untungnya kali ini kita naik kapal pesiar, dan mereka juga satu kapal dengan kita. Huaaaa beruntungnya kita" mereka ikut ? Sudahlah lebih baik aku dirumah. Lumayan liburan panjang.
"hey, dosen datang"
"morning class, apa kalian mengerjakan tugas yg saya berikan ? Tolong bergilir kedepan kalian kumpulkan" aku lupa belum mengerjakannya. Hmm sudah terisi ? Sungmin kah ? Namja itu mengerjakan tugasku ?

Author pov

Semalaman Sungmin mengerjakan tugas Sungran. Padahal jurusan mereka bertolak belakang. Tapi setelah Sungran menyimaknya hasilnya bagus. Sungmin mengerti apa yg harus dia lakukan. Soal widyawisata ? Sungran sudah didaftarkan oleh Donghae. Betapa beruntungnya menjadi seorang Sungran. Tapi bagaimana cerita tentang 2 orang sahabatnya Sungran ?

Rayeon pov

Aku masih di Indonesia, lama aku tidak kesini. Aku membantu perusahaan Siwon untuk membangun sebuah apartemen dan hotel berbintang didaerah Lombok.

"Rayeon apa kau belum tidur ?" tanya Siwon oppa
"anni, oppa. Wae ? Kau belum mau tidur ?" dia menggeleng.
"kita ke pantai bagaimana ?" tawarnya. Aku mengangguk.
"ayo !" dia menarik tanganku, dan mengenggamnya. Apa ini mimpi ? Tolong jangan bangunkan aku.
"seperti ini tak apa kan ? Aku takut kita terpisah" huaaaaaa *pegangan mba, awas melayang #plaak digampar readrs. Abaikan*

Siwon pov

Saat mau pergi ku gandeng tangannya. Satu kalimat, aku tak mau terpisah dan berpisah dari yeoja ini. Aku pikir aku mencintainya. Singkat bukan ? Ya ini mungkin yg dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama.

"oppa, waeyo ?" tanyanya
"anni, kajja" dia sangat cantik. Tersenyum dan tertawa. Dia membiarkan rambunya yg hitam dan bergelombang itu diterpa angin malam.
"kita bermain air ya oppa" pintanya.
"ini sudah malam, nanti kau sakit" ujarku
"sebentar saja, otthokae ?"
"baiklah, tapi awas kalau kau sakit"

Yeonrin pov

Semalam aku tidur jam 2 pagi, sepertinya grogi karna pagi ini Yesung menjemputku. Seperti biasa aku sudah bangun jam 6 pagi masih ada 4 jam lagi sebelum Yesung menjemputku.

Drrtt drttt drrrtt, ada telfon

"yeoboseyo "
"bisa bicara dengan Hwang Yeonrin"
"ne, ini aku. Ini siapa ?"
"kau lupa dengan suaraku ? Baru semalam aki mengantarmu pulang" Yesung ?
"Yesung~ssi ? Ah wae gurae ?" tanyaku
"apa kau sudah bersiap-siap ?"
"mwo ? Maksudnya ?"
"aishhh kemarin aku sudah bilang akan menjemputmu jam 7 sekarang sudah jam 6 jadi aku mau memastikan "
"tapi aku kuliah jam 10 bukan jam 7"
"hmm, aku akan mengajakmu kesuatu tempat. Ottokhae ?" apa maksudnya kencan ? Oh Tuhan benarkah semua ini?
"apa maksudmu kencan ? Tapi ini masih terlalu pagi, ya maksudku err kau taukan ?" taruhan ! Pasti mukaku sudah memerah semerah tomat.
"ini bukan kencan. Palliwa sudah jam 6 lewat. Bersiaplah arraso ?" katanya. Namja ini tak ada romantisnya ! Dan ini bukan kencan ? Lalu ? Apa maksudnya ?

Tinnnnnnn tiiiiiiinnnn tiiiiinnn *effect sound klakson mobil*

"Siapa yg bertamu sepagi in...... Yesung~ssi ?" namja ini serius?
"yak kau belum mandi ? Yeoja apa ini ! Palliwa mandi aku menunggumu disini" katanya sambil nyelonong(?) masuk dan duduk di ruang tamu
"silahkan masuk dan duduk. Mau apa kau kesini ?" tanyaku
"mengajakmu pergi tentunya. Aisshh cepatlah mandi kita sudah terlambat !" geramnya. Namja babo ! Bertamu dan memaki yg empunya rumah ? Tidak sopan.

Yesung pov

Sudah kuduga yeoja ini belum mandi. Baiklah akan kutunggu. Hmm apa yg seharusnya aku lakukan ya ? Telfon Hyuk!
"yeoboseyo" kata seseorang disebrang sana
"Hyuk, ini aku Yesung. Bagaimana persiapannya lancar ? Apa Wooki sudah memasak semua masakannya ? Apa Kyu sudah membeli anggurnya ? Apa kau sudah menyiapkan tarian dan lagu ? apa kau sudah ....."
"HYUNG !!!!! " pekiknya
"ne, wae ?"
"apa yg kau bicarakan ?" tanya Hyuk heran.
"kau terus berbicara tanpa berhenti seperti kereta. Pelan-pelan hyung. Semuanya sudah beres kalian tinggal datang dan ya hyung kau ajak dia berbicara agar tidak terkesan kaku, arraso ?" jelas Hyuk
"ne, arraso Hyukkie~ya. Tunggu kenapa jadi kau yg berceramah ? Sudah tunggu aku !" sok tua dia.

Yeoja itu turun dari tangga rumahnya, sepertinya dia sudah selesai mandi *yaiyalah* hmm maksudku bersiap-siap. Dia terlihat cantik dengan pakaiannya. Simple seperti dia yeoja yg ku suka semenjak SMA. *bang, idungnya mimisan tuh #plaak*

"apa ada yg salah ?" tanyanya
"anni, kau hanya terlihat berbeda" ucapku jujur
"kita mau kemana ?"
"sarapan pagi bersama di rumahku " jawabku enteng(?)
"mwo ?"
"wae ? "
"ah, ani" jawabnya sambil tersenyum, entah apa yg dia fikirkan, yg pasti sekarang kami berangkat menuju apartemenku.

Sungran pov

Sudah jam 3 sore, Rayeon masih di Indonesia dan Yeonrin ? Kemana dia ?
"Sungran~ah" ini dia. Mwo?
"annyeong"
"annyeong Yesung~ssi" sapaku. Mereka bergandengan tangan ? Mereka berpacaran ?
"kalian hmmm chukkae Yeonrin~ah" kataku
"gomawo Sungran~ah. Apa kau masih ada kelas ?" kata Yeonrin
"masih dan kau tau hmm pertandingan itu malam ini masih berlanjut "
"ah sayang sekali. Baiklah kami pergi dulu, jaljayo" mwo ? Mereka pergi begitu saja ? Aigoo mentang-mentang mereka sudah berpacaran.
"Yak ! Kau jangan iri ya" ledek Yeonrin.
"neo ! Aishh" geramku.

Author pov

Sekarang semua orang telah berkumpul di aula kampus, ini hari terakhir tapi menjadi hari pertama untuk Sungran melaksanakan apa yg Donghae bilang.

"hari ini adalah final Skill Battle tapi awal dari sebuah acara baru. Tanpa basa-basi langsung saja Sungran vs Eunhyuk dengan battle hip-hop dance"

Donghae memasang lagu disco(?) membuat semua juri ikut menari-nari dibangkunya. Eunhyuk menunjukkan skillnya dengan sangat baik, begitu pula dengan Sungran. Hingga tepuk tangan dari juro menggema di aula ini. Berikutnya Sungran melawan Siwon tapi karna Siwon tidak ada Sungran dianggap menang. Lanjut pertandingan memasak, Ryeowook melawan Sungran.

Ryeowook membuat Macaroni black peper dan bimbimbap*bener ga nih* sedangkan Sungran dia membuat Pizza dan Spahgetti. Pizzanya dibuat sesederhana mungkin tapi dengan rasa yg elegan. 100 juri dapat merasakan makanan yg mereka buat.

Pertandingan berlanjut ke Kibum. Kali ini Sungran harus bermain drama dengan Kibum yg pastinya tanpa naskah. Ada juri tambahan dalam babak ini yaitu 5 sutradara ternama di Korea. Akting drama Romeo dan Juliet yg mereka perankan terlihat seperti nyata, bahkan terlalu nyata. Romeo dengan senyuman mautnya dan paras cantiknya Juliet memikat hati penonton. Sampai saat Romeo rela mati untuk Juliet beberapa juri meneteskan airmatanya. Daebak ! Mereka sukses memikat hati juri dan 5 juri tambahan.

Dan terakhir melawan Kyu. Memainkan starcraft ? Tentu tidak. Mereka adu skill lewat PB*author ngakak*. Point Blank tadinya Sungran mau menawarkan bermain CS tapi Kyu belum mengenal permainan itu. Mereka mulai dari level tengkorak. Dengan waktu 1 jam mereka harus mencapai point-point ter tentu. Dan kalian tau siapa yg menang ? Hmmm rahasia author dong ;) #plaak pengumumannya 30 hari lagi, bersamaan dengan pengumuman dari Donghae.

"huft ga terasa sudah jam 11 malam. Pengumuman pemenang dilaksanakan 30 hari dari sekarang. Dan tantangan dari Donghae~ssi mulai resmi dilakukan besok. Kau siap Sungran~ssi ? Ya tentunya kau harus siap. Seperti kemarin dipintu keluar telah kami sediakan sebuah kotak. Hasil penilaian kalian silahkan kalian masukkan kedalam kotak tersebut. Silahkan " ujar MC. Semua untuk malam ini telah berakhir tapi besok masih ada tantangan baru untuk Sungran. Membuat Donghae mencintainya, sulitkah ? Mungkin tidak karna Donghae perlahan mulai menyukai Sungran. Tapi bagaimana dengan Sungmin ? Namja itu juga mulai menyukai Sungran. Dari rasa iba berubah menjadi cinta sedangkan Donghae dari benci menjadi cinta. Kelak siapa yg akan dipilih Sungran ? Itu pilihannya dan author tentunya.

Sungran pov

Akhirnya pertandingan ini selesai juga, besok dan 13 hari kedepan aku bebasss karna mereka pergo dan aku dirumah. Begitu nikmatnya. Tapi bagaimana aku bisa membuat namja itu menyukaiku ? Mollaso, siapa peduli.

"ini tiketmu" mwo ?
"neo ?! Buat apa ? Ke London ? Aku tidak ikut !" ketusku, itu Donghae sedang apa dia disini. Mengikutiku untuk memberikan ini ?
"kalau kau tidak ikut kau akan kalah dan dideportasi. Kau mau ?" anak ini bahkan mengancamku
"aishhh !" terpaksa aku mengambilnya.
"bagus. Lalu sedang apa kau disini ?" namja ini merusak ketenanganku
"duduk dan berfikir" jawabku
"memang yeoja babo sepertimu bisa berfikir ? Hahahahahaha"
"bisakah kau pulang dan meninggalkanku ditaman ini sendiri ? Aku butuh ketenangan Donghae~ssi" aku masih berbicara dengan nada yg santun tapi tegas.
"kalau begitu, biarkan aku disini menemanimu. Sendiri itu tidak enak. Kalau aku perhatikan kau suka menyendiri di taman kampus, duduk diam tanpa memikirkan orang lain. Apa enak harus sendiri ? " kata-katanya seperti bom waktu. Kecil tapi mematikan.
"aku suka sendiri, karna aku ingin sendiri" jawabku singkat
"kalau kau bertanya enak atau tidak jawabannya tidak tapi karna keadaan aku memang harus sendiri" lanjutku. Dia terdiam, aku menatapnya. Mata kami saling bertemu.
"apa karna kejadian 15 tahun lalu ?" boam, bom waktu itu meledak. Dari mana dia tahu ? Aku menaikan alisku.
"Jadi kau ?" tanyaku
"ya, ini aku Lee Donghae calon suamimu."


ToBeCont. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar