Indonesia adalah
negara yang kaya akan sumber daya alam. Semua tersedia di Indonesia, baik di
daratan maupun lautan, semuanya dipenuhi oleh berbagai macam kekayaan alam,
mulai dari pegunungan, pantai, danau, sungai, hutan, dan masih banyak lagi yang
tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia ini. Dengan adanya kekayaan alam
yang melimpah tersebut menjadikan Indonesia patut dimasukkan ke dalam daftar
negara yang harus dikunjungi baik untuk menuntut ilmu maupun sekedar berwisata.
Membahas
mengenai pariwisata yang ada di Indonesia, tidak akan ada habisnya untuk
dibahas. Seperti yang dikatakan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo
pada sebuah acara CEO Forum di JCC Senayan, Jakarta pada Kamis, 22 November
2016, saat membicarakan produk wisata di Indonesia, beliau menjelaskan “Beragam
produk wisata kita punya semuanya, wisata religious, keindahan danau, pantai,
pulau, tempat diving, snorkeling yang sangat bagus.” Memang benar adanya apa yang
dikatakan oleh orang nomor 1 di negeri ini. Sebagai warga negara Republik
Indonesia, sudah sepatutnya kita berbangga diri telah menjadi bagian dari
negara yang kaya ini. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan
rasa bangga kita akan tanah air tercinta ini, bisa dimulai dari hal-hal kecil,
seperti menjaga alam disekitar lingkungan tempat kita tinggal bahkan sampai
hal-hal besar, seperti turut serta dalam mengenalkan negara Indonesia kepada
dunia dan mengajak para warga dunia untuk datang ke Indonesia dan merasakan
sendiri sensasi luar biasa dari alam Indonesia, dengan begitu jumlah wisatawan
akan bertambah yang juga akan mempengaruhi perekonomian negara yang tentunya
akan berbalik memberikan hal-hal positif yang menyenangkan dan menguntungkan
bagi seluruh rakyat Indonesia. Tentu tidaklah mudah untuk mengajak warga negara
asing dalam mengenal negara Indonesia, terlebih jika mereka tidak tahu apapun
mengenai Indonesia yang menjadikan mereka mungkin kurang tertarik untuk
mengetahui sesuatu apalagi dapat menyukai negara kita ini, tetapi bukan pula
menjadi sesuatu yang mustahil jika kita benar-benar ingin memperkenalkan bangsa
kita kepada mereka dan dunia. Caranya sangatlah beragam, misalnya saat kita
bertemu dengan orang lain, bersikaplah dengan ramah dan sopan. Orang lain yang
dimaksud disini adalah kepada semua orang tanpa terkecuali. Dengan begitu,
orang akan lebih menghormati kita, terlebih jika kita berada atau tinggal di
negara lain, hal itu akan berdampak pada pandangan masyarakat yang tinggal di
negara itu terhadap kita dan negara darimana kita berasal. Dalam memperkenalkan
budaya negara kita pun tidak boleh tergesa-gesa, karena mungkin hal itu akan
membuat para warga negara asing yang tadinya tertarik menjadi tidak tertarik
lagi dan risih akan sikap kita yang terkesan memaksa, yang pada akhirnya akan
membuat mereka enggan untuk mengenal Indonesia lebih jauh. Sebelum
memperkenalkan negara kita kepada negara asing, sebaiknya kita membenahi dahulu
sektor pariwisata yang kita punya. Memang ini adalah salah satu tugas para
petinggi negara dalam mengelola pariwisata negeri, tetapi alangkah baiknya kita
sebagai warga negara Indonesia membantu pekerjaan mereka dengan cara yang kita
bisa dan tidak lupa juga untuk mempelajari tentang alam Indonesia secara
mendalam, karena akan tidak terlalu berdampak besar jika kita hanya
mengandalkan alam tanpa tahu bagaimana kita dapat memanfaatkan serta mengolah
alam yang kita miliki dengan baik yang akan memberi kehidupan bagi kita yang
tinggal di wilayah tersebut. Jika tidak, maka alam yang kita miliki semakin
lama akan semakin habis dan bisa jadi akan dirampas oleh negara lain yang lebih
bisa menjaganya.
“Apa
yang kurang? Ya infrasruktur, kemasan produknya, membangun positioningnya,
diferensiasi, dan mempromosikan, membangun brand
besar-besaran. Disitu kita kurangnya,” lanjut Bapak Joko Widodo. Saya sependapat
dengan beliau, dimana pengolahan pada sektor pariwisata masih kurang dibandingkan
dengan negara lain. Jika kita lihat dari segi sumber daya alam, seharusnya
Indonesia jelas bisa jauh lebih unggul dan dapat menguasai dunia, salah satunya
dalam sektor pariwisata. Hal ini sangat disayangkan. Perlu adanya peningkatan
dalam memperkenalkan wisata-wisata yang ada di negara ini, jangan hanya
terfokus pada wilayah-wilayah di kota besar, di wilayah terpencilpun masih
banyak tempat indah yang jarang dikunjungi karena ketidaktahuan masyarakat akan
adanya tempat tersebut. Sebagai contoh saat saya berbincang-bincang dengan
beberapa warga negara asing melalui media sosial, banyak dari mereka yang hanya
mengetahui Bali, ada juga yang tahu Bali tetapi tidak tahu bahwa Bali ada di
negara Indonesia atau mereka menganggap bahwa Indonesia ada di Bali, dan yang
lebih menyedihkannya lagi, saya menemukan warga negara asing yang bahkan tidak
mengetahui bahwa ada negara yang bernama Indonesia. Ha-hal seperti inilah yang
seharusnya menjadi cambuk bagi kita agar lebih semangat dalam membangkitkan
sektor pariwisata Indonesia.
Bapak
Joko Widodo juga mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya
demi membenahi dan mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia, “Produknya
diperbaiki, infrastruktur betul-betul konsen ke sana dan saya kira sekarang
sudah mulai marketingnya, pemasarannya. Kalau bapak lihat sekarang, yang ada di
Paris, Singapura, di Times Square sudah kita tayangkan semuanya. Untuk promosi
besar-besaran. Saya janjian sama Pak Menteri, minta anggaran marketing bisa
ditambah empat lima kali lipat dari anggaran sebelumnya. Saya sampaikan, bisa
kita berikan.” jelasnya. Dari cara-cara yang telah dilakukan pemerintah tersebut
memang sudah baik, apalagi pemerintah tidak hanya melakukan promosi saja tetapi
juga meningkatkan hal-hal yang dapat membantu sektor pariwisata tersebut menjadi
lebih baik. Kita hanya perlu menunggu hasil dari usaha-usaha yang telah
dilakukan tersebut dan terus berusaha agar jangan sampai usahanya terbuang
sia-sia tanpa adanya perubahan yang signifikan bagi negara Indonesia terutama
di bidang pariwisatanya mengingat banyaknya materi yang sudah dikeluarkan untuk
promosi yang dilakukan dalam mengenalkan Indonesia lebih jauh kepada dunia dan
menarik wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia.
Sumber artikel:
Nama :
Reni Qonitah Putri
NPM : 19614060
Kelas : 3SA10
Mata Kuliah : Kepariwisataan 2 #
Dosen : Hawasi, SS, MA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar